At the start of the year I blogged about my 'Mathematics Concept Wall' and since it has become one of my most viewed posts this year. You can see the blog post here.
I also posted some examples of the Concept Wall Cards my students had produced here and here.
Well, since these posts I have had a whole host of other cards handed into me by my students. Some were done as an extension task for a cover lesson when I was on one of my county's NQT sessions, others were just done by my students in their own time. So, here's some other examples to add to the already excellent collection I have up on my classroom wall...
I love the randomness of this one. Oh, and the 'clickity clack! clickity clack!'
Not strictly mathematical this one, but then neither was the 'Optimus Prime' card in the previous post!
I will definitely do this 'display' in coming years, refreshing the topics to choose from etc. My students have responded really well to the idea and enjoy creating their cards.
Blog Ini Bertujuan Membantu mendidik masyarakat di bidang matematik (Helping community in studying mathematic)
Sabtu, 20 April 2013
Jumat, 19 April 2013
Elegi Ritual Ikhlas 6: Cantraka Sakti Berkonsultasi kepada Muhammad Nurikhlas.
Oleh Marsigit
Cantraka Sakti:
Wahai Muhammad Nurikhlas, saya ingin bertanya apa yang menyebabkan engkau diijinkan mengikuti Ritual Ikhlas berikutnya? Apa yang menyebabkan engkau dianggap lebih ikhlas dibanding aku?
Muhammad Nurikhlas:
Saya sendiri tidak mengetahuinya. Aku juga tidak terlalu peduli apakah boleh lanjut atau tidak. Aku hanya berusaha berserah diri seraya berdoa dan memohon
Cantraka Sakti:
Wahai Muhammad Nurikhlas, saya ingin bertanya apa yang menyebabkan engkau diijinkan mengikuti Ritual Ikhlas berikutnya? Apa yang menyebabkan engkau dianggap lebih ikhlas dibanding aku?
Muhammad Nurikhlas:
Saya sendiri tidak mengetahuinya. Aku juga tidak terlalu peduli apakah boleh lanjut atau tidak. Aku hanya berusaha berserah diri seraya berdoa dan memohon
Elegi Ritual Ikhlas 5: Cantraka Hitam Menguji Ilmu Hitamnya
Oleh Marsigit
Santri Kepala:
Ass. Wr.Wb. para hadirin semua..kami membuka kembali kesempatan kepada hadirin semua...untuk melakukan kegiatan Ritual Ikhlas ke dua. Berdasarkan pengalaman Pelaksanaan Ritual Ikhlas I beberapa waktu yang lalu, maka kami ingin mengingatkan disini bahwa tujuan Ritual Ikhlas adalah betul-betul semata-mata memperoleh keridaan Allah SWT, yaitu dengan cara membetulkan
Santri Kepala:
Ass. Wr.Wb. para hadirin semua..kami membuka kembali kesempatan kepada hadirin semua...untuk melakukan kegiatan Ritual Ikhlas ke dua. Berdasarkan pengalaman Pelaksanaan Ritual Ikhlas I beberapa waktu yang lalu, maka kami ingin mengingatkan disini bahwa tujuan Ritual Ikhlas adalah betul-betul semata-mata memperoleh keridaan Allah SWT, yaitu dengan cara membetulkan
Elegi Ritual Ikhlas 4: Cantraka Sakti belum Ikhlas
Oleh Marsigit
Cantraka Sakti:
Waha sini saudaraku, Cantraka Awam, bagaimana khabarnya? Engkau dari mana kok bisa sampai kesini untuk mengikuti Ritual Ikhlas? BerZikir ya berZikir, tetapi ngobrol itu ya penting.
Cantraka Awam:
Aku dari jauh. Aku kesini memang ingin meningkatkan keikhlasanku dalam beribadat. Oleh karena itu Ritual Ikhlas ini saya anggap peristiwa yang sangat tepat dan sangat
Cantraka Sakti:
Waha sini saudaraku, Cantraka Awam, bagaimana khabarnya? Engkau dari mana kok bisa sampai kesini untuk mengikuti Ritual Ikhlas? BerZikir ya berZikir, tetapi ngobrol itu ya penting.
Cantraka Awam:
Aku dari jauh. Aku kesini memang ingin meningkatkan keikhlasanku dalam beribadat. Oleh karena itu Ritual Ikhlas ini saya anggap peristiwa yang sangat tepat dan sangat
Elegi Ritual Ikhlas 3: Persiapan Teknis 2
Oleh Marsigit
Santri Kepala:
Ass..Bapak Ibu dan hadirin semua yang dimuliakan Allah, puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah mengijinkan kita berkumpul kembali di sini. Dengan memohon keridaan Allah dengan ini kami sampaikan bahwa sebentar lagi kita akan mengadakan Ritual Ikhlas III. Seperti biasa kami sebagai fasilitator berusaha melayani dan membantu kebutuhan Bapak
Santri Kepala:
Ass..Bapak Ibu dan hadirin semua yang dimuliakan Allah, puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah mengijinkan kita berkumpul kembali di sini. Dengan memohon keridaan Allah dengan ini kami sampaikan bahwa sebentar lagi kita akan mengadakan Ritual Ikhlas III. Seperti biasa kami sebagai fasilitator berusaha melayani dan membantu kebutuhan Bapak
Elegi Ritual Ikhlas 2: Persiapan Teknis 1
Oleh Marsigit
Santri Kepala:
Ass.Wr.Wb...hadirin yang dimuliakan Allah, kami sampaikan bahwa untuk beberapa waktu ini kami memfasilitasi hadirin semua bagi yang ingin melaksanakan Ritual Ikhlas di sini. Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk memberi kesempatan kepada para hadirin semua untuk mempelajari bagaimana melaksanakan ibadat yang benar, sesuai dengan tuntunan yang ada. Sedangkan
Santri Kepala:
Ass.Wr.Wb...hadirin yang dimuliakan Allah, kami sampaikan bahwa untuk beberapa waktu ini kami memfasilitasi hadirin semua bagi yang ingin melaksanakan Ritual Ikhlas di sini. Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk memberi kesempatan kepada para hadirin semua untuk mempelajari bagaimana melaksanakan ibadat yang benar, sesuai dengan tuntunan yang ada. Sedangkan
Elegi Ritual Ikhlas I: Informasi awal
Oleh Marsigit
Cantraka:
Alhamdulillah...saya ucapkan selamat datang kembali kepada guru saya Sang Bagawat Selatan yang telah mendapat nama baru menjadi Muhammad Nurikhlas. Juga saya mengucapkan kepada isteri beliau Sang Dewi Sawitri yang telah mendapat nama baru Siti Nurikhlas. Mohonpetunjukmu bagaimana sebaiknya saya dapat memanggilmu?
Muhammad Nurikhlas:
Saya belumlah pantas disebut Ustad,
Cantraka:
Alhamdulillah...saya ucapkan selamat datang kembali kepada guru saya Sang Bagawat Selatan yang telah mendapat nama baru menjadi Muhammad Nurikhlas. Juga saya mengucapkan kepada isteri beliau Sang Dewi Sawitri yang telah mendapat nama baru Siti Nurikhlas. Mohonpetunjukmu bagaimana sebaiknya saya dapat memanggilmu?
Muhammad Nurikhlas:
Saya belumlah pantas disebut Ustad,
Elegi Ritual Ikhlas 13: Memandang Wajah Rasulullah
Oleh Marsigit
Hari ke 1:
Marsigit
Elegi ini baru dalam
rencana. Walaupun baru dalam rencana tetapi si penulis telah merasa
bergetar hati dan seluruh tubuhnya. Air matapun tak kuasa aku bendung.
Penulis belum tahu apakah mampu menuliskannya atau tidak. Jika terpaksa
tidak mampu menuliskannya maka elegi ini pun urung dibuatnya. Demikian sekedar info..........
Hari ke 2:
Marsigit
Sampai
Elegi Ritual Ikhlas 12: Wasiat Muhammad Nurikhlas kepada Para Cantraka : Meretas Sejarah Peradaban Manusia
Oleh Marsigit
Santri Kepala:
Ass..wr.wb..segenap peserta Ritual Ikhlas III, sampailah kita pada acara lain-lain. Pada acara lain-lain ini akan diisi penyampaian wasiat kepada para Cantraka oleh Bagawat Selatan atau Muhammad Nurikhlas sebagai tanda berakhirnya perkuliahan filsafat semester ini. Silahkan.
Muhammad Nurikhlas:
Terimakasih Bapak Santri Kepala yang telah memberikan waktu kepada
Santri Kepala:
Ass..wr.wb..segenap peserta Ritual Ikhlas III, sampailah kita pada acara lain-lain. Pada acara lain-lain ini akan diisi penyampaian wasiat kepada para Cantraka oleh Bagawat Selatan atau Muhammad Nurikhlas sebagai tanda berakhirnya perkuliahan filsafat semester ini. Silahkan.
Muhammad Nurikhlas:
Terimakasih Bapak Santri Kepala yang telah memberikan waktu kepada
Elegi Ritual Ikhlas 11: Memahami makna Taubat dan bertobat Nasuhah.
Oleh Marsigit:
Santri Kepala:
Ass...Bapak Ibu semua pada kegiatan Ritual Ikhlas II kita masih mempunyai kesempatan untuk mengadakan diskusi atau tanya jawab. Kemarin saya ditanya oleh Muhammad Nurikhlas perihal Taubat. Maka pada kesempatan ini saya mengundang Ustad M. Fadlun di dampingin Ustad M. Abdul Qadir dan Ustad M. Alaika Salamulloh. Silahkan
Muhammad Nurikhlas:
Ass..yang saya hormati
Santri Kepala:
Ass...Bapak Ibu semua pada kegiatan Ritual Ikhlas II kita masih mempunyai kesempatan untuk mengadakan diskusi atau tanya jawab. Kemarin saya ditanya oleh Muhammad Nurikhlas perihal Taubat. Maka pada kesempatan ini saya mengundang Ustad M. Fadlun di dampingin Ustad M. Abdul Qadir dan Ustad M. Alaika Salamulloh. Silahkan
Muhammad Nurikhlas:
Ass..yang saya hormati
Elegi Ritual IKhlas 10: Bermunajat Kepada Allah SWT
Oleh Marsigit
Santri Kepala:
Asslamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Alhamdulillaah. Alhamdulillaahi wahdah shodaqo wa’dah wa nashoro ‘abdah wa ‘azza jundahu wa ‘azama wahdah. Wash-sholatu was salamu ‘alaa rasulillaah Sayyidina wa habibina wa qurrotu a’yuna Muhammadin bin ‘abdillah wa alaa alihi wa ashhabihi wa dzawil nufusil muthmainnah. Amma ba’dah.
Silahkan Bapak Ibu semuanya jika
Santri Kepala:
Asslamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Alhamdulillaah. Alhamdulillaahi wahdah shodaqo wa’dah wa nashoro ‘abdah wa ‘azza jundahu wa ‘azama wahdah. Wash-sholatu was salamu ‘alaa rasulillaah Sayyidina wa habibina wa qurrotu a’yuna Muhammadin bin ‘abdillah wa alaa alihi wa ashhabihi wa dzawil nufusil muthmainnah. Amma ba’dah.
Silahkan Bapak Ibu semuanya jika
Elegi Ritual Ikhlas 8: Tata Cara atau Adabnya Orang Berdoa
Oleh Marsigit
Santri Kepala:
Ass Wr Wb...Bapak, Ibu saudara peserta Ritual Ikhlas III pertama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur ke hadhirat Allah SWT yang telah mengijinkan dan meridhai kita semua untuk mengikuti Ritual Ikhlas III ini. Salam dan salawat semoga dicurahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW dan keluarganya. Amin. Marilah acara pada sore hari ini kita buka dengan dengan
Santri Kepala:
Ass Wr Wb...Bapak, Ibu saudara peserta Ritual Ikhlas III pertama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur ke hadhirat Allah SWT yang telah mengijinkan dan meridhai kita semua untuk mengikuti Ritual Ikhlas III ini. Salam dan salawat semoga dicurahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW dan keluarganya. Amin. Marilah acara pada sore hari ini kita buka dengan dengan
Elegi Ritual Ikhlas 7: Tanya jawab pertama perihal Hati yang Ikhlas
Oleh Marsigit
Santri Kepala:
Ass...Bapak Ibu semua pada kegiatan Ritual Ikhlas II kita akan mengadakan Tanya Jawab seputar Implementasi Program Menghuni Syurga, meliputi Ikhlas, Hati, Taubat, Do’a, dst. Nara Sumber kita adalah Ustad Muhammad Alaika Salamulloh. Jika diantara peserta ada pertanyaan langsung saja disampaikan, supaya langsung juga dijawab:
Cantraka Ikhlas:
Ass..yang terhormat
Santri Kepala:
Ass...Bapak Ibu semua pada kegiatan Ritual Ikhlas II kita akan mengadakan Tanya Jawab seputar Implementasi Program Menghuni Syurga, meliputi Ikhlas, Hati, Taubat, Do’a, dst. Nara Sumber kita adalah Ustad Muhammad Alaika Salamulloh. Jika diantara peserta ada pertanyaan langsung saja disampaikan, supaya langsung juga dijawab:
Cantraka Ikhlas:
Ass..yang terhormat
Elegi Ritual Ikhlas 9: Menggapai Keutamaan Dzikir
Oleh Marsigit
Santri Kepala:
Asslamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Alhamdulillaah. Alhamdulillaahi wahdah shodaqo wa’dah wa nashoro ‘abdah wa ‘azza jundahu wa ‘azama wahdah. Wash-sholatu was salamu ‘alaa rasulillaah Sayyidina wa habibina wa qurrotu a’yuna Muhammadin bin ‘abdillah wa alaa alihi wa ashhabihi wa dzawil nufusil muthmainnah. Amma ba’dah. Faqola ta’ala fiy kitabihil kariem a’udzu
Santri Kepala:
Asslamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Alhamdulillaah. Alhamdulillaahi wahdah shodaqo wa’dah wa nashoro ‘abdah wa ‘azza jundahu wa ‘azama wahdah. Wash-sholatu was salamu ‘alaa rasulillaah Sayyidina wa habibina wa qurrotu a’yuna Muhammadin bin ‘abdillah wa alaa alihi wa ashhabihi wa dzawil nufusil muthmainnah. Amma ba’dah. Faqola ta’ala fiy kitabihil kariem a’udzu
Elegi Ritual Ikhlas 16: Menggapai Hamba Bersahaja
Oleh Marsigit
Orang tua berambut putih:
Tiadalah semua urusan dapat aku selesaikan sepenuhnya. Padahal apa yang aku sampaikan kepada logos belumlah seberapa. Walau demikian, tak terasa aku sendiri telah merasa berkurang tingkat kebasahanku. Artinya ada bagian-bagian tertentu dari diriku sudah mulai mengering. Mengapa? Mungkin karena selama ini aku terlalu sibuk bermain-main dengan
Orang tua berambut putih:
Tiadalah semua urusan dapat aku selesaikan sepenuhnya. Padahal apa yang aku sampaikan kepada logos belumlah seberapa. Walau demikian, tak terasa aku sendiri telah merasa berkurang tingkat kebasahanku. Artinya ada bagian-bagian tertentu dari diriku sudah mulai mengering. Mengapa? Mungkin karena selama ini aku terlalu sibuk bermain-main dengan
Langganan:
Postingan (Atom)